Feeds:
Posts
Comments

lagi lagi ku teringat kata-kata seorang sahabatku yang kerapkali terdengar oleh telinga ini, “tidak ada yang kebetulan, semua itu sudah dituliskan oleh yang Maha Kuasa”. katanya sih, kata-kata itu ia petik dari sebuah buku yang sangat menginspirasinya, tapi hingga saat ini aku belum juga membaca buku rekomendasinya itu. hanya saja, kata-kata itu membuat rasa sabar dan ketulusan hati dalam jiwa ku terus tumbuh tumbuh dan tumbuh.

tak hentinya lagi rasa syukur aku haturkan kepada Allah swt., karena telah mempertemukanku dengan orang-orang yang baik bahasa dan budi pekertinya. tak terkecuali sahabatku yang satu ini. darinya, banyak pelajaran yang ku peroleh, minimal aku menjadi lihai dalam mengontrol setiap emosi negatif yang muncul tak pernah terprediksi dalam diriku. rasa sabar dan keiklasan hati kian tumbuh bersamaan dengan emosi tersebut. petikan petikan hikmah dari suatu kejadian menjadi koleksianku belakangan ini. baik itu hikmah dari kejadian yang telah ku rencanakan, hingga hikmah dari kejadian yang berada di luar ekspektasiku. dari situ pula ku pahami bahwa Allah swt., pasti akan selalu memberikan yang terbaik untuk umatnya. mungkin apa yang telah kita rencanakan baik menurut kita, tetapi belum tentu bagi Allah swt. hanya saja perlu kita tanamkan pada diri kita bahwa, ketika lahir masing-masing manusia telah membawa suratan tangannya yang telah dulu bercerita tentang kehidupannya. tidak mustahil apa yang terjadi itu telah menjadi rencana Allah swt. dan kita tidak boleh mengatakan bahwa rencana kita benar. sungguh Allah itu maha mengetahui segala sesuatu.

seperti judul sebuah buku, ‘Banyak Jalan Manuju Roma’, seperti itu pula jalan yang diberikan Allah swt., kepada kita. kita menginginkan sesuatu, dengan berbagai rencana untuk mengapainya telah kita usahakan. tapi, jalan mana yang kita pilih? jalannya begitu banyak, dan kita tidak tahu jalan mana yang tepat untuk mendapatkannya. tapi, lagi lagi pandai untuk mengambil hikmah dari apa yang terjadi, itulah kunci menuju jalan itu. mungkin Allah swt., dengan sengaja memberikan kita jalan berliku liku, karena dia tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang terbaik untuk kita. maka, dari jalan yang berliku itulah kita mendapatkan apa yang sebenarnya yang kita butuhkan…

sabar, berdo’a, dan tetap berusaha, itulah yang sangat sangat diperlukan…

terima kasih teman, kau buat setiap cerita dalam hidupku begitu berarti ^_^

 

AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup merupakan kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup dan diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan tersebut (UU No. 32/ 2009-Pasal 1 angka11).

AMDAL hanya dibutuhkan untuk jenis kegiatan yang:

  • masih berada dalam fase perencanaan
  • diduga kegiatan tersebut dapat merubah karakteristik dan fungsi lingkungan secara mendasar
  • dampak dari kegiatan belum tentu dapat ditanggulangi oleh teknologi yang tersedia
  • kegiatan berada atau berdekatan dengan wilayah yang karakteristiknya sensitif (kawasan lindung)

Oleh sebab itu, jika dampak negatif suatu kegiatan tidak dapat ditanggulangi dan biaya penanggulangan dampak negatif lebih besar daripada manfaat dampak positif, maka kegiatan tersebut masuk ke dalam kategori tidak layak lingkungan.

 

Manfaat AMDAL :

  • Aspek Pengambilan Keputusan : memberikan dasar dan pertimbangan bagi pihak berwenang dalam memutuskan boleh tidaknya suatu rencana kegiatan untuk dilanjutkan.
  • Aspek Perencanaan : menjaga keserasian hubungan antara berbagai kegiatan agar dampak dapat diperkirakan sejak awal perencanaan.
  • Aspek Teknis : menghindari, meminimalisasi, dan memitigasi dampak lingkungan sehingga terwujud pembangunan yang berkelanjutan.
  • Aspek Akuntabilitas : menjaga akuntabilitas pemrakarsa dan pemerintah agar memberikan ruang bagi keterlibatan masyarakt dalam proses rencana.
  • Aspek Komunikasi : mendapatkan konsensus mengenai kelanjutan rencana kegiatan dengan berbagai pihak berkepentingan.
  • Aspek Perijinan : memberikan dasar dan pertimbangan bagi pihak perijinan untuk menerbitkan surat izin dan syarat-syarat di dalamnya.
  • Aspek Informasi : memberikan informasi atau data mengenai kondisi lingkungan.

Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan dan/atau Ketidaklayakan Lingkungan diterbitkan oleh Mentri, Gubernur, Bupati, Walikota atas dasar ‘Layak Lingkungan’ dari Komisi Penilai AMDAL. Surat keputusan ‘Layak Lingkungan’ kadaluarsa jika rencana kegiatan tidak dilaksanakan dalam waktu 3 tahun. Surat keputusan batal jika:

  • lokasi kegiatan pindah
  • desain, proses, kapasitas, bahan baku, dan bahan penolong berubah
  • rona lingkungan berubah sangat mendasar
  • diterbitkan atas rekomendasi Komisi Penilai AMDAL yang tidak berwenang

Komisi Penilai AMDAL merupakan tim khusus yang dibentuk mentri, gubernur, bupati, atau walikota untuk melakukan penilaian dokumen AMDAl dan memberikan rekomendasi keputusan.

Komisi Penilai AMDAL terdiri dari Tim Teknis dan Sekretariat. Anggota komisi penilai AMDAL terdiri dari Instansi Pemerintah, Perguruan Tinggi, Pakar, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Anggota Masyarakat.

 

Kerangka Umum Pengerjaan AMDAL (ringkasnya ^_^)

Untuk mengerjakan AMDAL kita harus mengetahui Rencana Kegiatan (Komponen Kegiatan) dan Rona Lingkungannya (Komponen Lingkungan). Identifikasi dampak dari korelasi kedua komponen tersebut sehingga diperoleh beberapa Dampak Potensial. Untuk menentukannya bisa dilakukan dengan metode flow chart dan matriks. Evaluasi dampak potensial perlu dilakukan untuk menentukan Dampak Hipotetik. Setelah diperoleh dampak hipotetik, lakukan prakiraan dampak dan evaluasi dampak dengan cara mengumpulkan informasi dan data-data pendukung. Dari evaluasi ini nanti akan diperoleh dampak positif, dampak negati, serta dampak tidak penting dari rencana kegiatan. Dengan demikian, kita dapat menentukan Rencana Pengelolaan Dampak dan Penilaian Kelayakan Lingkungan.

 

Rona Lingkungan meliputi fisika-kimia, bilogi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat

Dampak Potensial adalah dampak yang diduga dapat terjadi saat komponen kegiatan berinteraksi dengan komponen lingkungan. Hasil Identifikasi dampak potensial diperoleh dampak yang dapat diabaikan dan dampak yang perlu dikaji (dampak penting hipotetik). Hal yang perlu dikaji meliputi keberadaan dampak, besaran dampak, karakteristik dampak, dan sifat penting dampak.

Dampak Penting adalah dampak yang setelah dikaji dapat menimbulkan perubahan yang sangat mendasar dan membutuhkan upaya pengelolaan dan pemantauan.

 

4 Jenis Dokumen AMDAL yang harus dinilai Komisi Penilai AMDAL :

  • Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) meliputi identifikasi dampak potensial, penentuan dampak hipotetik, dan penyusunan kerangka analisis
  • Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) meliputi rona lingkungan, prakiraan dampak, dan evaluasi dampak
  • Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL)
  • Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)

Subjek sanksi dalam Penyelenggaraan AMDAL :

  • terhadap orang yang menyusun dokumen AMDAL tanpa memiliki sertifikasi kompetensi
  • terhadap pejabat yang memberi izin tanpa dilengkapi dokumen AMDAL atau UKL-UPL
  • terhadap orang yang melakukan usaha/kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan

Hukumannya : pembinaan –> sanksi adminitrasi –> sanksi perdata –> sanksi pidana (3 tahun pidana penjara dan 3 milyar rupiah denda)

 

Dokumen lain dalam AMDAL

RPPLH (Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah lingkungan hidup, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu.

Daya Dukung Lingkungan Hidup merupakan kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia, makhluk lain, dan keseimbangan antarkeduanya. Mis. Sumber Daya Alam

Daya Tampung Lingkungan Hidup merupakan kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat, energi, dan/ atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalmnya. Mis. penyerapan limbah

Baku Mutu Lingkungan merupakan ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada tau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber tertentu sebagai unsur lingkungan hidup.

SPPL atau Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan merupakan surat pernyataan kesanggupan dari penanggung jawab kegiatan untuk melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup atas dampak lingkungan hidup dari kegiatannya. SPPL untuk kegiatan yang termasuk dalam kategori berdampak penting dan usaha kecil.

UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan) merupakan dokumen yang memuat upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan bagi kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan kegiatan. UKL-UPL untuk kegiatan yang tidak termasuk dalam kriteria wajib AMDAL.

DPLH atau Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan dokumen yang memuat pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup yang merupakan bagian dari proses audit lingkungan hidup yang dikenakan bagi kegiatan yang sudah memiliki izin kegiatan tetapi belum memiliki dokumen AMDAL.

DELH atau Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup merupakan dokumen yang memuat pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup yang dikenakan bagi kegiatan yang sudah memiliki izin kegiatan tetapi belum memiliki UKL-UPL.

– Semoga UAS Lancar. Amin ^_^ –

Meski ngak pernah ke Kutub Utara dan Kutub Selatan, setelah nonton film ‘Planet Earth’ yang berjudul ‘Pole to Pole’ dan ‘Ice World’ saya jadi tahu hal-hal umum tentang kedua kutub tersebut, heheee

Tau ngak sih,  suhu di kedua tempat ini bisa mencapai -50 derajat celcius lho. Subhanallah ya!
Tapi, meski demikian,  ternyata masih ada kehidupan di kedua tempat ini. Ada Beruang Kutub, Penguin, Dugong, Srigala Kutub, Burung-burung, dan masih banyak bianatang lainnya. Tetapi perlu kita ketahui, ada perbedaan antara kedua kutub ini, antara lain:

1. Kutub Utara atau Artik ternyata hanya sebuah lautan es yang dikelilingi daratan, sedangkan Kutub Selatan adalah sebuah daratan es yang dikelilingi oleh lautan.

2. Hujan atau badai salju sering terjadi di tempat ini, tetapi di Kutub Selatan cenderung lebih sering terjadi dibandingkan Kutub Utara. Hal ini dikarenakan Kutub Selatan dikelilingi oleh lautan atau samudra yang sangat luas.

3. Beruang Kutub hanya ada di Kutub Utara (Artik) dan Penguin hanya ada di Kutub Selatan (Antartika).

4. Di Kutub Utara terdapat tundra atau jenis tumbuhan lainnya, sedangkan di Kutub Selatan tidak ada.

5. Saat musim panas, es di Kutub Selatan (Antartika) lebih cepat mencair dibandingkan es di Kutub Utara (Artik). Hal ini karena di sekitar kutub selatan terdapat lautan  dan es yang mencair tersebar ke lautan sehingga pencairan es cepat terjadi.

6. Meski kedua daerah kutub ini sudah sangat dingin, tetapi Antartika lebih dingin dibandingkan Artik.

Sebenarnya banyak lagi sih perbedaan kedua daerah kutub ini. Tapi tampaknya hal-hal di atas merupakan sesuatu umum yang wajib kita ketahui, hehee (b^_^d)

Anak Beruang Kutub di Artik (Lucu ya!!)

———————————————————————————————

Anak Penguin di Antartika

———————————————————————————————-

Patut saja sekarang ini dunia heboh membahas efek global warming yang berdampak terhadap mencairnya es di Kutub Utara dan Kutub Selatan, karena kalo es di sana sudah tidak ada lagi, bagaimana nasib si Beruang Kutub di atas sana? pasti mereka ngak punya tempat tinggal lagi. Begitu pula nasib si penguin di Kutub Selatan. Sedih yaaaaaa T_T

Acara pelantikan Pengurus Permaisuri Bandung periode 2011/2012 dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2011 di Hotel Poster Bandung. Acara ini dihadiri oleh beberapa petinggi dari Kabupaten Siak, diantaranya Bupati Siak (Bpk Drs. H. Syamsuar M.Si), Ketua DPRD Siak (Bpk Zulfi Mursal S.H), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Kepala Persenibudpora Kabupaten Siak. Calon pengurus Permaisuri dilantik langsung oleh Bupati Siak. Ketua terpilih periode 2011/2012 adalah saudara Fendy Thomas, mahasiswa UPI angkatan 2009.

Pada kesempatan ini saya diberi amanah sebagai pembawa acara, bersama Andre (UPI 2007). Meski ini bukanlah kali pertamanya saya membawakan acara formal, tapi ntah mengapa menjelang acara saya begitu deg-deg’n. Padahal saya sudah mempersiapkan diri sesiap mungkin. Tapi syukur alhamdulillah acara pada hari itu berjalan lancar. Tentu saja semua atas kerja sama yang solid antar sesama panitia dan pengisi acara.

Big Thanks juga buat Ridho (2007) selaku ketua acara, yang telah bekerja semaksimal mungkin. Berkat komitmen dan tanggung jawabnya acara pada hari itu bisa terlaksana dengan baik. Congratulation untuk para pengurus baru. Semoga para pengurus dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan bertanggung jawab. Amin ya Rabbala’lamin.

Aku duduk terpejam

Berkata pada Tuhanku

Tak ingin ku meminta banyak karena memang aku tak pantas

Aku hanya ingin memberi lebih banyak untuk-Nya

Seperti Tuhan yang telah memberi banyak waktu untukku

Detik telah memasuki

Tak berhenti ku bersyukur

Tuhan telah memberiku satu lagi kesempatan

Aku tak boleh lagi menyia-nyiakannya

Waktu terus berjalan

Aku tak bisa hanya diam

Alam menantiku berkarya

Manusia menungguku untuk berbagi

Mereka mengharapkanku bisa

Apalagi yang ku tunggu

Sekarang waktunya

Selamat datang diriku yang baru

Semesta telah menyambutmu bahagia

 -Nie-

Sebuah harapan baru seolah-olah menghampiriku. Kata “menyerah” mulai tersingkirkan. Untuk apa menyerah? Perjuangan belum usai. Masa depan masih panjang. Ada bumi tempatku berpijak yang masih membutuhkan kepedulianku. Ada orang-orang di sana yang masih membutuhkan bantuanku. Ada keluarga dan orang-orang terdekat yang yakin akan kemampuanku. Dan ada kesempatan yang tak pernah henti Tuhan berikan untukku. Bangkitlah dan terus maju ^_^

“Melissa Harnas” (panggilan akrab “Ica”) nama istimewa yang dipersembahkan kedua orang tuaku ketika aku memulai kehidupan di dunia ini. Ketika ditanya apa arti kata “Melissa”, mereka tidak begitu menjelaskan. Mereka hanya memaparkan kepanjangan dari kata “Harnas”. “Harnas” merupakan singkatan dari nama mereka berdua. Ceritanya, aku adalah gabungan belahan jiwa mama dan papaku, so sweet sekali.. ^__^

When I was 5th years old

Teman dari temanku merangkai indah namaku menggunakan kanji Jepang. Kebetulan dia (teman dari temanku) itu orang Jepang asli. Ini dia namaku dalam kanji Jepang ^__^

Katanya “Melissa” itu artinya “The Bloom of Jasmine Flower”. Wah, indah sekali ya artinya. Bunga Melati yang sedang mekar, tentu saja harumnya semerbak. Semoga itulah nyatanya. “Melissa Harnas” anak kebanggaan kedua orang tua yang namanya akan tetap harum sepanjang masa bagai bunga Melati yang sedang mekar ^__^

Keunikan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna (manusia) adalah setiap jiwa yang terlahir di muka bumi ini membawa karakter diri masing-masing. Setiap orang itu berbeda. Begitu pula dengan aku. Sebenarnya sulit memahami karakter diri sendiri. Selain logika, perasaan juga berpengaruh besar terhadap karakter (menurutku). Inilah bukti kebesaran Allah Swt., dalam hitungan detik Dia mampu merubah suasana hati manusia. Dari senang bisa jadi sedih, dari jahat bisa jadi baik, begitu pula sebaliknya. Subhanallah sekali.

Namun, desas-desusnya, sejak lahir kita sudah punya karakter sendiri lho. Konon katanya banyak hal yang mempengaruhi karakter dan sifat seseorang, misalnya sifat berdasarkan huruf awal dari nama, sifat berdasarkan tanggal lahir, makna dari hari lahir, karakter berdasarkan simbol binatang (shio), karakter berdasarkan zodiak (astrology), bahkan tipe golongan darah juga mempengaruhi karakter seseorang. Wah, benar-benar Subhanallah ya?! Perkembangan ilmu dan pengetahuan semakin canggih saja. Eitss, tapi kita ngak boleh terlalu meyakini ini semua karena ada Allah Swt. diatas segala-galanya ^__^

Sekedar ingin tahu, mungkin ini bisa menjadi masukan, motivasi, ataupun salah satu cara untuk mengetahui “gue orangnya gimana sih?”, aku mencoba mengumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan diriku. Iseng-iseng, heheee.

katanya Melissa Harnas itu,

enerjik, nomaden, kebebasan, penggoda, tidak sabar, sensitif, agresif, pengembara, artistik, musikal, suka seni, sopan, emosional, imajinatif, pengatur, optimis, royal, penasaran, multihobby, menggebu-gebu, cepat bosan, not multitasking, berani, cemerlang, riang, bersemangat, antusias, tertutup

With my roommate. Me (left) and Tami (right)